Setelah konferensi keuangan per-kuartal yang mereka lakukan, Western
Digital (WD) mengumumkan bahwa mereka akhirnya berhasil memulihkan
kapasitas produksi secara signifikan setelah bencana banjir yang
menimpa Thailand, Oktober 2011 lalu.
Hal ini diumumkan oleh John Coyne, CEO Western Digital. "Saya senang
mengumumkan hari ini bahwa kegiatan pemulihan, baik operasional maupun
penyediaan hard disk telah mencapai titik dimana sekarang kita telah
mampu untuk memenuhi permintaan pelanggan pada kuartal ini (Juni)
hingga seterusnya."
Ketersediaan hard disk terhitung bertambah
semenjak dibelinya Hitachi pada Maret lalu, sehingga jika digabungkan
ketersediaan hard disk naik hingga 55%.
Seperti diketahui, banjir
yang hampir melumpuhkan perekonomian Thailand itu menggenangi pabrik WD
dan membuat produksi hard disk terhenti. Harga hard disk kala itu
menjadi tinggi akibat kurangnya pasokan dipasaran, sementara permintaan
tetap tinggi.
Kala itu pelanggan makin frustasi dengan tingginya
harga hard disk. Sementara, Western Digital hanya mampu memasok hard
disk sebesar 11% saja, jauh dibawah produksi normalnya.






0 komentar:
Posting Komentar